Kamis, 07 Februari 2013
.. Falsafah 5 Jari ...
1.. Ada si gendut jempol yang selalu berkata baik dan menyanjung.
2.. Ada telunjuk yang suka menunjuk dan memerintah.
3.. Ada si jangkung jari tengah yang sombong dan suka menghasut jari telunjuk.
4.. Ada jari manis yang selalu menjadi teladan, baik, dan sabar sehingga diberi hadiah cincin.
5.. Dan ada kelingking yang lemah dan penurut serta pemaaf (ingatkah anda waktu kecil kalau kita berbaikan dengan musuh kita pasti saling sentuh jari kelingking?).
Dengan perbedaan positif dan negatif yang dimiliki masing-masing jari, mereka bersatu untuk mencapai tujuan (menulis, memegang, menolong anggota tubuh yg lain, melakukan pekerjaan, dll).
Sahabat, Pernahkah kita bayangkan bila tangan kita hanya terdiri dari jempol semua?
Falsafah ini sederhana namun sangat berarti. Kita diciptakan dengan segala perbedaan yang kita miliki dengan tujuan untuk bersatu, saling menyayangi,saling menolong, saling membantu, saling mengisi, bukan untuk saling menuduh, menunjuk, merusak, dan bahkan membunuh. Sudahkah kasih sayang anda hari ini bertambah? Semoga bermanfaat.
UNTUKMU YANG MASIH DALAM KESENDIRIAN...
Bismillahirrahmaanirrahiim..
Jangan pernah merasa 'sendiri' karena sesungguhnya Allah selalu bersamamu.
DIA sedang mempersiapkan seseorang yang benar2 tepat untukmu.
DIA hanya sedang mengawasi PERSIAPANmu dalam menunggu itu. Jika dirimu SEMAKIN BAIK, maka PASTILAH akan dikirimkan_NYA juga seseorang yang BAIK untukmu,, begitupun sebaliknya.
Karena sesungguhnya kaulah yang sedang mengukir PASANGAN mu itu dalam dirimu.
Jika semakin BAIK dan INDAH ukiranmu itu dalam dirimu. Maka akan semakin BAIK juga hasil yang akan kau dapatkan kelak.
Ingatlah,, Mungkin saat inipun ada banyak yang sama sepertimu, dalam KESENDIRIAN dan mengisi kesendirannya dengan terus memperbaiki diri, memantaskan diri sepertimu. Dan bisa jadi salah satu diantaranya adalah 'dia' yang tengah ALLAH persiapkan untukmu.
Jangan pernah berhenti,, meskipun kesendirian itu kadang melelahkanmu.
Jangan pernah mencoba mengisinya dengan seorang teman yang BELUM halal untukmu, meskipun kadang kau gelisah dan jenuh tanpa teman berbagi.
Ingatlah,,, Semakin kuat kau melawan kesendirianmu, semakin baik kau memantaskan dirimu, semakin dekat juga ALLAH menuntun hatimu kepada pasangan tulang rusukmu.
Bersabarlah dalam IKHTIARmu,, karena JANJI_NYA adalah sebuah KEPASTIAN_NYA.
'CALON SUAMI IDEAL''
1.Ketika dia miskin dia tidak mengeluh, apalagi putus asa.ia tetap bersabar sehingga ia benar-benar menjadi orang yang penyabar. ia terus berjuang untuk keluar dari kemiskinannya dan selalu bersyukur atas segala karunia yang telah ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala berikan kepadanya.
2.Ketika kaya, dia tidak menjadi sombong dengan kekayaannya, justru dengan kekayaanya ia gunakan untuk banyak beramal di Jalan ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala..
3.Dia senantiasa mengajak ke Jalan kebaikan, tutur katanya begitu sopan, bertanggung jawab, penuh teladan dan bisa menjadi pemimpin yang baik dalam berumah tangga..
4.Dia senantiasa berusaha untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat dan lingkungan sekitarnya yang semata-mata hanya mengharap Ridho ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala.
My Intuisi
Jangan menjadi gila karena cinta kepada seseorang, atau ingin menghancurkan seseorang karena kebencian.
(Umar bin Khatab)
Jangan bertanya tentang sesuatu yang belum terjadi, karena yang telah terjadi saja menyibukkan kita dari sesuatu yang belum terjadi.
< umar bin khatab >
Kata-kata puitis yang kau kirimkan bagaikan debu yang beterbangan bila tak menyatu dengan hatimu.
<< yunita asmira>>
Pria yang pandai menorehkan kata-kata cinta berbanding terbalik dengan kesetiaannya pada cinta. Sedangkan pria yang kaku mengungkapkan kata-kata cinta berbanding terbalik dengan setianya pada cinta.
<< yunita asmira>>
“Tiga manusia adalah sumber kebaikan: manusia yang mengutamakan diam (tidak banyak bicara), manusia yang tidak melakukan ancaman, dan manusia yang banyak berzikir kepada Allah.”
(Umar bin Khatab)
Jangan bertanya tentang sesuatu yang belum terjadi, karena yang telah terjadi saja menyibukkan kita dari sesuatu yang belum terjadi.
< umar bin khatab >
Kata-kata puitis yang kau kirimkan bagaikan debu yang beterbangan bila tak menyatu dengan hatimu.
<< yunita asmira>>
Pria yang pandai menorehkan kata-kata cinta berbanding terbalik dengan kesetiaannya pada cinta. Sedangkan pria yang kaku mengungkapkan kata-kata cinta berbanding terbalik dengan setianya pada cinta.
<< yunita asmira>>
“Tiga manusia adalah sumber kebaikan: manusia yang mengutamakan diam (tidak banyak bicara), manusia yang tidak melakukan ancaman, dan manusia yang banyak berzikir kepada Allah.”
Minggu, 13 Januari 2013
Gulir Sang Waktu
Sang cahaya senja nan merah
Aku yang berdiri di ufuk rindu
Menyambut Awan kelam dijilati rembulan
Olahan waktu kian melaju
Titisan hari berganti bulan menuju tahun
Aku tetap disini
Diatas perut bumi yang lelah
Disini...
Udara yang terhirup melambaikan keberadaanku
Titik yang terlihat melukiskan keindahanku
Lalu gelombang yang terdengar mengisyaratkan tabuhanku
Aku terurai seperti gerai rambut-mu kawan
Tapi, sentuhan alam lembut merangkaikan jiwaku
Dan Pijakan yang tersandar itu menyadarkan aku
Hidup itu penuh nikmat, pun lara
Dijalan hidup ini...
Lelehan air mata kadang melinangi derap langkah
Juga torehan senyum kala menapaki bumi
Ia Berlalu, bergulir, melaju demi detik
Saat ini...
Kala, usiaku bertambah itu tanda kebesaran-Mu
Lajur tapak kaki hingga kini itu tanda keagungan-Mu
Tuhan...
Tiada henti aliran darah ini memuji-Mu
Tak akan berhenti nadi ini atas kuasa-Mu
Biarkan la gulir Waktu Menelan-ku
Tapi bukan Imanku pada-Mu
Karya : Ita Arya (Yunita Asmira)
Kamis, 10 Januari 2013
SOSOK PUTIH
Aku terbangun, aku
terjaga ketika tidurku tlah lelap
Aku teringat, terbayang
betapa kecilnya aku di hadapannya
Aku khilaf, aku
salah…kelalaianku yang tak aku sadari
Aku menangis, kecewa
pada diriku sendiri…
Kesalahan…kelalaian dan
kekhilafan... mengapa ada waktu itu
Sosok bayangan putih mengajariku agar aku
paham dalam roda kehidupan
Tapi dengan kuat sosok hitam merayuku, menghempasku
dalam balutan penyesalan
Menghampiriku sehingga aku lemah tak berdaya
Sehingga aku kaku untuk memberontak…..keluh tuk
berucap
Andai wahana alam terpesona
Andai mendungnya langit menjadi hujan
penyejuk penyucian jiwa…
Andai teriknya matahari mampu membakar kayu
api penyesalan…
Andai aliran air mampu mendinginkan hati yang
panas
Andai waktu dapat ku putar kembali
Andai roda waktu dapat ku ulangi dengan
sempurna maka aku akan menjadi sosok putih itu
MUSNAH
Awal aku terlahir
Ku lihat sekelilingku
indah dan angin surga berhembus ke sukma
Pertama kali mata
memandang, hijau dan ranum bunga katsuri menghiasi mega
Sejauh kaki melangkah, terasa
intan di buai dalam jiwa
Sekeliling terpancar
nuansa jingga dari angkasa
Desiran, Bunyian,
hembusan terungkap dengan jelas
Tapi kemana semua itu….apa
hilang, lenyap, tenggelam, terbenam dalam lubuk kelam
Mata ku serasa buta karena semuanya telah hilang
Disana merah…panas dan
asap membubung ke angkasa
Insan yang terbang kini
hijrah ke India karena angkasa telah hilang angin surga
Langkah kaki kini menginjak batu batu cadas,
Bara api meleleh dengan sempurna
Intan tempat berpijak telah hangus
Air mata mengalir, menenggelamkan petak hijau,
Kotak kotak permadani dan benteng benteng
angin kini tlah tumbang
Dimana aku akan berada,
apa aku harus tinggal di goa goa batu di pinggir samudera
Setiap hari bermain
dengan pasir agar tak terbakar amarah merah
Dan berteman dengan
arwana laut yang menjauh
Karya
: Ita Arya (Yunita Asmira)
Langganan:
Postingan (Atom)